Hai, sobat, sudah pada makan apa belum? dalam sesi ini kita ulas sama-sama tentang evolusi makanan pokok kita sehari-hari. Pastinya kalian tahu apa itu nasi, ya, nasi berasal dari padi. yok, baca penjelasannya...
Padi bersifat panas dan kering. Padi termasuk biji-bijian yang amat
layak menjadi makanan, setelah gandum. Bahkan paling mudah dicerna dan paling
ringan menekan perut, memperkuat lambung dan mencucinya untuk kemudian
mengendap di dalamnya beberapa saat. Bahkan kalangan medis India beranggapan
bahwa padi itu adalah makanan terbaik dan paling bermanfaat bila dimasak dengan
susu lembu. Padi memiliki khasiat menyuburkan tubuh, menambah produksi air
mani, meningkatkan gizi dan membersihkan pigmen tubuh.
Perkembangan
zaman yang semakin modern, Prof. Dr. Ingo Potrycus seorang pakar bioteknologi
tumbuhan dari Institute of Plant Sciences, Zurich, Swiss, menciptakan Golden
Rice. Golden Rice merupakan padi transgenik yang di dalamnya mengandung beta-karotena (pro-vitamin A) pada bagian endospermanya. Kandungan
beta-karotena ini menyebabkan warna berasnya tersebut tampak kuning-jingga
sehingga kultivarnya dinamakan 'Golden Rice' ("Beras Emas"). Pada
tipe liar (normal), endosperma padi tidak menghasilkan beta-karotena dan akan
berwarna putih hingga putih kusam. Di dalam tubuh manusia, beta-karotena akan
diubah menjadi vitamin A. Kultivar padi ini
dibuat untuk mengatasi defisiensi atau kekurangan vitamin A yang masih tinggi
prevalensinya pada anak-anak, terutama di wilayah Asia dan Afrika.
Tetapi, kehadiran padi emas tidak
diterima sepenuhnya oleh masyarakat dunia. Sebagian masyarakat tidak menyetujui
budidaya padi emas karena adanya kekhawatiran akan terjadinya
perubahan lingkungan atau ekosistem dan hilangnya plasma nutfah yang akan mengakibatkan
menurunnya keanekaragaman hayati. Mereka takut padi emas yang ditanam dapat
menularkan sifat mutasinya ke tanaman alami lain. Hal ini mungkin terjadi bila
padi emas ditanam bersama padi jenis lain dalam satu lahan yang
berdekatan sehingga polen (benang sari) padi emas dapat membuahi padi lain. Hal lain yang
ditakutkan adalah apabila sifat yang diciptakan oleh ilmuwan ternyata bisa
berubah dan melenceng jauh dari yang diharapkan. Masyarakat juga takut
mengonsumsi padi emas karena takut akan membahayakan kesehatan.
ok, kesimpulannya terserah pada kalian, mau yang putih atau yang emas. Semuanya bergizi, kok. Asal jangan makan yang emas di kali, lho. haha... (sekilas komedi). Healthy Living...






-dalam.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar